Pantai Lakey

 Ada yang berbeda dari pantai Lakey. Sepintas, mungkin pantai Lakey belum terlalu familiar di kalangan wisatwan domestik umumnya. Namun di mata wisatawan asing, khususnya penggila olahraga surfing, sudah sangat akrab dengan Lakey. Lakey selalu memberi sensasi di kalangan surfer. Karena letaknya di ujung Selatan Dompu, menimbulkan kesan kawasan obyek wisata ini tidak terlalu dikenal pelancong. Namun, sekali lagi, kalangan surfer, Lakey sangat mudah dijangkau. Perjalanan jauh, berliku, sedikit berbatu dan melelahkan, akan terbayar dengan kepuasan tersendiri menikmati pesona Lakey.  
    Pernah mendengar istilah ombak kidal? Inilah yang berbeda yang ditawarkan pantai Lakey. Ombak kidal adalah istilah yang digunakan peselancar lokal pantai Lakey. Namun, jika ingin melihat atau bahkan menaklukkannya menggunakan surfing, tidak ada salahnya Anda mencobanya. Dan jangan menunda waktu untuk mengunjungi Pantai Lakey. Saat ini memang sebagian besar yang datang ke Pantai Lakey adalah wisatawan asing seperti Australia, Amerika Selatan, Amerika Serikat, dan lainnya. Supaya tidak penasaran, Anda bisa datang ke Lakey di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat

    Pantai Lakey, satu dari 15 unggulan obyek wisata di Lombok-Sumbawa, dan cukup terkenal. Lakey juga disebut-sebut sebagai salah satu kawasan surfing terbaik dan unik di dunia. Predikat unk dan yang membuat Lakey menjadi pantai terbaik dunia karena ombaknya. Ombaknya ternyata memiliki arah sapuan ke kiri bukan ke kanan sebagaimana umumnya. Inilah yang kemudian di kalangan surfer kawasan obyek wisata ini (lokal) menyebutnya sebagai ombak kidal. Keunikan ini juga nyatanya telah digenapi dengan keindahan pantai yang sudah menjadi buah bibir kalanbgan wisatwan. Terutama di kalangan penggila surfing. Salin itu, angin laut yang terbilang kencang di kawasan ini juga mendukung kegiatan surfing, wind surfing, atau kite surfing.

    Pantai Lakey memiliki ombak yang terbilang stabil sepanjang tahun (tak terpengaruh musim) dan karenanya beberapa kali menjadi lokasi diadakannya kompetisi selancar tingkat dunia. Puluhan peserta kompetisi ini biasanya datang dari berbagai belahan dunia dan juga Indonesia. Di kalangan penggila selancar (surfing), ombak besar dan tinggi memang sangat dicari tetapi ombak di Pantai Lakey yang tidak terlalu tinggi (berkisar 6-8 meter saja) justru jadi menantang ketika harus ditaklukkan dengan arah ombak kidal yang membutuhkan keahlian khusus. Wisatawan mancanegara sengaja datang jauh-jauh ke pantai di Selatan Pulau Sumbawa ini untuk menjajal keahlian berselancarnya.

     Pantai Lakey memiliki empat jenis ombak yang disebut-sebut para peselancar, yaitu Lakey Peak, Cobble Stones, Lakey Pipe, dan Periscope. Jenis yang paling menantang dan hebat untuk berselancar adalah Lakey Peak karena menyuguhkan tantangan ombak dari arah kiri maupun kanan; pada bagian kiri berbentuk terowongan panjang, sementara di bagian kanan berupa gulungan ombak yang sempurna untuk berselancar.
     Dari pesisir pantainya yang berpasir putih, pemandangan lepas Pantai Lakey didominasi birunya hamparan air laut sebiru langit yang menaunginya. Suara debur ombak yang memecah menjadi media bagi para peselancar untuk menjajal kemampuannya. Jangankan untuk beratraksi di atas papannya, untuk melihat ketetampilan para peselancar ini saja sudah cukup menyenangkan. Bulan April hingga Oktober adalah saat terbaik mengunjungi pantai ini, terutama puncak kunjungan terjadi pada bulan April-Mei. Pada saat-saat tersebut, pantai ini akan dikunjungi sekitar 300 wisatawan asing yang menghabiskan waktu hingga berminggu-minggu. Bahkan banyak penggila olahraga andrenalin ini tinggal berbulan-bulan. Keindahan alam dan ombak yang menantang memang sangat menarik untuk dikunjungi peselancar.

    Selain surfing, Anda dapat juga berenang di lepas pantai, namun hendaknya berhati-hati mengingat ombaknya cukup garang. Batu karang berbahaya juga banyak terdapat di sekitar pantai. Akan tetapi, air lautnya yang bening dan keberadaan terumbu karang memungkinkan Anda melakukan kegiatan snorkeling. Jika sudah bosan berselancar atau berenang, tak jauh dari garis Pantai Lakey, terdapat pula goa peninggalan Jepang yang letaknya di atas bukit menghadap langsung ke pantai. Dari atas bukit ini, pemandangan pantai sungguh memesona. Ada pula Situs Nangasia yang konon diperkirakan telah ada sejak tahun 4.500 sebelum Masehi; situs bersejarah yang menandai bahwa telah ada peradaban yang maju di wilayah Dompu.

   Anda dapat pula melakukan perjalanan mengarungi perairan sekitar Pantai Lakey dengan menggunakan perahu sewaan. Kegiatan memancing dari perahu cukup menarik dilakukan. Jika beruntung, saat pesiar dengan perahu ini Anda mungkin akan melihat atraksi lumba-lumba yang kebetulan melintas. Tepatnya di seberang Pantai Lakey, terdapat pula sebuah pantai yang berpasir kehitam-hitaman. Pantai ini bernama Pantai Ria; Anda dapat pula mampir ke sana dan menikmati pemandangan alam dari sudut yang berbeda. Untuk melakukan pesiar dengan perahu sebaiknya dimulai sejak pagi sebelum matahari terlalu terik dan ombak belum terlalu garang dan tinggi. Saat sore menjelang, menyaksikan matahari tenggelam akan menjadi semacam kemewahan yang ditawarkan alam sebelum menutup hari. Air laut akan surut dan biasanya akan tampak penduduk lokal sedang mencari rumput laut di antara batuan karang. (*)