Mengejar Cinta di Tiu Teja Waterfall

Terkadang, kita butuh tempat khusus untuk merayakan cinta. Ada pasangan yang menyukai pegunungan untuk menguji kekuatan cinta, ada yang menggilai pantai sambil menikmati bulir pasir putih bersama sang kekasih, ada yang menyukai kemewahan untuk dapat saling memanjakan keduanya, ada juga yang menyukai petualangan untuk mempererat “ikatan”. Di Lombok, air terjun Tiu Teja dapat dimasukkan ke dalam daftar tempat romantis untuk merayakan cinta. Menikmati hijaunya hutan bersama debur air yang jatuh dari ketinggian bersama orang yang dicintai, tentu akan jadi satu pengalaman yang membekas ingatan. 


Air terjun Tiu Teja adalah destinasi wisata yang popular baru-baru ini, letaknya di Desa Santong, Kec. Kayangan, Lombok Utara. Beberapa waktu ini, dinas pariwisata cukup gencar mempromosikan air terjun Tiu Teja baik kepada wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Air terjun ini biasa disebut air terjun kembar karena terdapat dua aliran air besar. Jika Anda dan pasangan bosan mendaki gunung atau menikmati pantai, carilah suasana lain dari air terjun. Percayalah, sepasang air terjun Tiu Teja akan memberi kesan yang romantis saat pertama kali Anda melihatnya.


Untuk mencapai lokasi air terjun Tiu Teja, Anda butuhkan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan dari kota Mataram. Ada dua alternatif jalan yang bisa Anda lalui. Jika Anda menyukai suasana pegunungan, Anda bisa melewati jalan puncak Pusuk. Di jalan ini, Anda bisa beristirahat sambil menikmati jagung bakar. Sekawanan kera yang cukup jinak juga turut meramaikan trek ini, jadi, Anda bisa sesekali menepi untuk berfoto dengan kera-kera tersebut dengan latar pengunungan yang indah. Akan tetapi, jika Anda menyukai jalan dengan pemandangan laut dan pantai di pinggirnya, pilihlah jalur Senggigi. Mata anda benar-benar akan dimanjakan oleh panorama pantai ini. Anda bisa istirahat di bukit Malimbu sambil menikmati jagung bakar atau istirahat di pantai Nipah sambil menikmati ikan bakar dan pelecing kangkung yang sangat lezat.


Setelah tiba di pintu gerbang masuk Tiu Teja, Anda akan melewati jalan yang cukup menantang. Jalan ini belum bisa dilewati dengan mobil karena masih sempit, tapi, Anda bisa menempuhnya dengan sepeda motor selama 15 menit sampai dengan tempat parkirnya. Dari sana, Anda harus berjalan lagi melewati anak tangga yang cukup banyak untuk sampai ke bawah dan menikmati air terjunnya. Rasa lelah selama perjalanan akan terbayar saat Anda menyentuh airnya yang dingin dan segar. Pada musim hujan, debit air terjun ini sangat besar, tapi akan sedikit berkurang di musim kemarau meski tetap tidak mengurangi keindahan air terjun Tiu Teja. Air terjun ini masih sangat alami dan bersih dari sampah. Kalau ke sini, jangan lupa untuk membawa pakaian ganti karena sangat direkomendasikan untuk mandi merasakan sensasinya, tapi jangan lalai untuk menjaga kelestariannya, ya!

Referenci : Sasambo Tour