Tentang RUMAH TRADISIONAL SENARU & MASJID KUNO BAYAN

Di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih banyak obyek wisata menarik utuk dikunjungi, terutama kampung tradisional khas Lombok yang belum dikenal wisatawan. Salah satunya yang sekarang lagi "naik daun" adalah Kampung Tradisional Senaru di Kecamatan Bayan.


Senaru yang berarti sinar aru merupakan sebuah nama desa yang terletak di Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Desa yang terletak di kaki rinjani ini memiliki kelebihan bila dibadingkan dengan desa-desa lainnya di KLU. Karena disamping sebagai pintu gerbang pendakian ke Rinjani, juga memiliki beberapa obyek wisata yang indah dan menawan.

 
Tidak heran, bila banyak para wisatawan mancanegara maupun lokal yang datang berkunjung menikmati keindahan desa Senaru. Karena selain dapat menikmati wisata air terjun Sindang Gila dan Tiu Kelep, juga para pengunjung dapat berwisata di rumah adat senaru sambil menikmati kebun kopi yang hijau ranau milik warga setempat. Bagi pengunjung yang ingin berkeliling ke beberapa obyek wisata alam dan wisata budaya, dapat menggunakan jasa para guide yang tegabung dalam kelompok “Panorama Work”, yang setiap saat siap mengantar para pengunjung.

 
Dengan mengeluarkan biaya sekitar Rp 200 ribu per orang, pengunjungpun akan diantar ke beberapa tempat wisata, seperti rumah adat Senaru, Air Terjun Tiu Kelep, menikmati pemandangan Bangket Bayan, Masjid Kuno Bayan dan rumah adat tradisional Desa Karang Bajo.


Di Balai adat Senaru, wisatawan dapat melihat rumah yang cukup unik, yang lantainya dari tanah liat dengan pagar bedek dan atap daun rumbia yang cukup sejuk karena dikelilingi pohon kayu besar yang rindang. Masyarakat adatpun akan menyambut setiap pengunjung dengan ramah. Dari tempat ini, jika mata mengarah ke luar, akan tampak pohon-pohon kopi milik warga.

 

 

Cara ke RUMAH TRADISIONAL SENARU & MASJID KUNO BAYAN

Yang Populer di RUMAH TRADISIONAL SENARU & MASJID KUNO BAYAN

Tips Lokal di RUMAH TRADISIONAL SENARU & MASJID KUNO BAYAN

Akomodasi di RUMAH TRADISIONAL SENARU & MASJID KUNO BAYAN