Musik Tradisional Dongkrak Pariwisata

Posted by Admin Date : Thursday, 28 July 2016

MATARAM – Tak ada salahnya meniru provinsi tetangga. Ini saran dari musisi andal tanah air Purwacaraka untuk Provinsi NTB.

“Bisa contoh bagaimana Bali menyuguhkan musik tradisionalnya untuk mendongkrak sektor pariwisata,” kata pria yang akrab disapa kang Purwa tersebut usai tampil pada perhelatan Opening Ceremony Festival Pesona Tambora di halaman kantor Gubernur NTB, belum lama ini.

Menurutnya, seluruh potensi musik tradisional yang ada di NTB juga perlu  didorong untuk menunjang pariwisata. Caranya, pemerintah perlu berperan dalam meningkatkan kreatifitas seniman di daerah dan apresiasi musik.

“Musik daerah merupakan aset warisan budaya dan harus terus dikembangkan menjadi potensi wisata. Karena ini adalah warisan budaya yang harus perlu ditingkatkan kualitasnya,” ujarnya.

Menurut kang Purwa, Bali termasuk yang sukses dalam memadukan keluhuran musik tradisional dengan pariwisata. Di beberapa penginapan atau destinasi di Bali, sudah lazim disuguhkan pentas musik tradisional.

“Pentas musik itu pun ditampilkan dengan packaging yang menarik. Tidak asal-asalan. Jadi, musik tradisional itu sangat diapresiasi oleh wisatawan,” kata Purwacaraka.

NTB juga harus menyadari bahwa musik tradisional merupakan objek yang menarik dalam pariwisata. Dengan kehadiran musik tradisional dalam sektor pariwisata akan membangun perekonomian masyarakat.

Namun, ia juga menekankan agar nilai-nilai budaya yang terkandung dalam musik tradisional jangan sampai terkikis ketika dimasukkan ke dalam ranah pariwisata.(uki/fer

Sugested Articles