Legong Siapkan Oleh-oleh Khas NTB

Posted by Admin Date : Thursday, 28 July 2016

LOBAR—Pusat oleh-oleh lengkap khas NTB kini hadir di Senggigi. Pusat oleh-oleh bernama Legong tersebut dibuka untuk mendukung pariwisata NTB, khususnya pariwisata di Senggigi Lombok Barat (Lobar). Letaknya hanya sekitar 100 meter dari kantor Camat Batu layar atau di sebelah Kafe Mekar Senggigi.

Pemilik Legong, Wolini mengatakan, wisatawan dapat menemukan semua jenis oleh-oleh khas NTB. Bukan hanya khas Lobar. Mulai dari aneka kerajinan ukiran, anyaman, furniture, lukisan, mutiara, baju khas Lombok, minyak tradisional dan masih banyak lagi. “Aneka makanan dari Bima hingga Lombok Utara juga tersedia lengkap,” promosinya.

Dibukanya pusat oleh-oleh ini selain mempermudah wisatawan dalam memperoleh buah tangan yang diinginkan, juga mempermudah memasarkan hasil produk lokal. “Tujuannya menopang pariwisata kita,” ujarnya.

Selain lengkap, harganya pun terjangkau. Wisatawan dapat menemukan aneka kerajinan mulai dari harga Rp 3 ribu hingga Rp 16 juta.  Begitu juga dengan pakaian, mulai dari harga Rp 18 ribu hingga Rp 100 ribu. “Kami gak mau mahal-mahal. Yang penting jalan,” katanya.

Dari segi kualitas, produk Legong tak kalah dengan produk bintang lima lainnya. Menurut Wolini, Legong berusaha menyediakan semua produk terbaik. Tak hanya murah, namun kualitas juga harus terjamin. Sehingga, pelanggan puas dan betah berbelanja di Legong.

Legong juga dibangun untuk merentas kemiskinan. Sebanyak 80 persen pegawai Legong direkrut dari daerah sekitar.  Sementara 20 persen diberikan kesempatan pada masyarakat di luar Kecamatan Batu Layar.

Sementara Asisten III Setda Lobar Fathurrahim mendukung pembukaan Legong. Menurutnya, ini merupakan salah satu bentuk perhatian pengusaha terhadap pariwisata di Lobar. sekaligus menjadi wujud kreasi yang ingin diberikan pengusaha pada wisatawan. “Saat wisatawan datang berlibur, tentu mereka ingin membawa pulang sesuatu dari perjalanan mereka,” jelasnya. 

Selain menikmati keindahan alam Pulau Lombok, wisatawan juga ingin membawa buah tangan khas Lombok. Ini merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap PAD NTB, khususnya di Lobar. “Dibukanya Legong ikut menyemarakkan wisata Lobar,” tandasnya.

Sugested Articles